PENTINGNYA DAUR ULANG SAMPAH DI MASYARAKAT DAN KESEHATAN
ERSA AIDA (344070.16028)
Dosen
pembimbing : Epi Rustiawati,M.kep. MB
DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Sampah?
Apa yang kalian ketahui tentang sampah? Kenapa kita selalu dikelilingi oleh
sampah? Sampah adalah barang atau benda bekas yang sudah tidak dipakai lagi.
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari sampah. Menurut kalian
apakah sampah itu hanya dihasilkan dari bekas makanan?. Ternyata tidak, sampah
bisa juga dihasilkan dari apa saja, tidak hanya dari bekas bungkus makanan dan
minuman saja. Sampah juga bisa dihasilkan dari peralatan rumah tangga yang
sudah rusak dan tidak terpakai lagi. Selain itu juga, sampah bisa dihasilkan
dari apa yang kita pakai atau yang kita gunakan, seperti baju, celana yang sudah
robek, dan masih banyak lagi yang lainnya. Tapi disini saya akan menjelaskan
tentang pentingnya daur ulang sampah di masyarakat.
Indonesia
adalah negara yang paling kaya akan sumber daya alamnya dan manusia yang sangat
banyak. Tetapi untuk maasalah sampah daur ulang, Indonesia menjadi salah satu
negara penghasil sampah dan negara paling tertinggal untuk masalah daur ulang
sampah. Mengetahui hal tersebut seharusnya kita cemas, dengan kondisi
masyarakat kita yang tidak perduli terhadap lingkungannya. Maka dari itu masih banyak di daerah-daerah yang tercemar lingkungannya akibat sampah dan
meyebabkan penyakit-penyakit menyerang anak-anak, orang dewasa, bahkan orang
tua. Oleh karena itu kita perlu mendaur ulang sampah agar tidak tercemar, dan
membuat sampah-sampah jadi bermanfaat bagi
kehidupan.
Tapi
bagaimana caranya agar sampah-sampah bisa berguna bagi kehidupan kita?. caranya itu dengan cara mendaur ulang sampah. Disini saya akan menjelaskannya, yaitu
: untuk menjadikan daur ulang sampah agar bermanfaat bagi kehidupan dan
kesehatan dimulai dari rumah kita sendiri seperti.
Buang
sampah pada tempatnya, kenapa kita perlu membuang sampah pada tempatnya?
jawabannya karena ini menjadi kunci utama sarang nyamuk dan menyebabkan
penyakit DBD. Agar daur ulang semakin mudah lebih baik pisahkan sampah-sampah.
Memisahkan sampah-sampah diantaranya sampah organik, sampah organik adalah
sampah yang berasal dari alam. contohnya daun, kotoran manusia,kotoran hewan,
bangkai pohon, dan lain-lain. ada juga sampah anorganik, sampah anorganik adalah sampah yang susah untuk di urai. contohya sampah plastik, botol plastik, dan lain-lain.
Sampah
yang bisa kita daur ulang secara kecil dan sederhana kita terapkan di rumah,
seperti sampah organik, kertas, dan botol plastik. Dari sampah organik kita dapat mendaur ulangnya menjadi pupuk kompos, pupuk kompos ini bisa kita gunakan sebagai pupuk tanaman. sedangkan sampah anorganik itu seperti plastik-plastik bisa kita daur ulang menjadi kerajinan-kerajinan yang kreatif.
Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan tersebut,
jika dilakukan oleh masyarakat dan secara besar-besaran, maka lingkungan yang
bersih dan sehat akan cepat terwujud sebuah perilaku kesehatan yang baik dan
sehat. Termasuk dalam prilaku kesehatan di lingkungan, dengan kata lain,
bagaimana seseorang mengelola lingkungannya sehingga tidak menganggu
kesehatannya sendiri, keluarga atau masyarakat. Misalnya bagaimana mengelola
pembuangan tinja, air minum, tempat pembuangan sampah, pembuangan limbah, dan
sebagainya. Terus dengan cara tersebut, apa saja yang bisa kita daur ulang dan
kita gunakan kembali?
Pengolahan sampah anorganik daur ulang sampah yang bisa kita lakukan
sendiri antara lain: air minum, bekas kemasan makanan, kantong plastik dan
sampah plastik. Sampah ini jika didaur ulang akan menghasilkan produk kreatif
seperti tas, dompet, keset, lampu hias, bingkai foto dan berbagai produk
kerajinan yang lain. Pembuatan produk dimulai dengan pencucian bekas kemasan,
pengeringan, pembuatan pola, dan penjahitan. Pegolahan sampah organik menjadi kompos
sebisa mungkin dilakukan dengan cara yang sederhana dan dapat diterapkan dengan
mudah. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses pengomposan diantaranya
kelembaban, pH, C/N ratio, temperatur, homogenitas campuran, dan ukuran
partikel metode pengomposan dengan teknologi yang paling sederhana dan biaya
operasional paling murah metode windrow composting. Dalam pendaur ulangan tersebut tanpa disadari itu bisa menghasilkan nilai yang sangat berharga.
Ada pun manfaat masyarakat dalam mendaur ulang sampah yang sudah tidak terpakai lagi. Masyarakat secara
berkesinambungan mampu memanfaatkan sampah yang menjadi permasalahan lingkungan
sebagai bahan bakar alternatif melalui teknologi pembakaran pirolisis. Terbentuknya
kemandirian masyarakat sasaran dalam mengelola sampah organik menjadi bahan
pupuk kompos. Masyarakat bisa
memproduksi kreativitas kreativitas yang telah di buat dari sampah sampah yang
tidak terpakai.
Tujuan
dari pelaksanaan program pendaur ulangan ini adalah agar
masyarakat dapat lebih perduli lagi terhadap lingkungannya, dan bisa
memanfaatkan barang barang atau sampah menjadi barang berguna, dan juga agar
lingkungan bersih, aman, nyaman dan sehat. Terhindar dari penyakit penyakit
yang bisa menimbulkan masyarakat sakit.
Jadi kesimpulan yang bisa kita ambil adalah kita sebagai masyarakat harus pandai pandai memanfaatkan barang barang yang sudah tidak terpakai atau
sampah menjadi barang yang berguna. Karena jika dibiarkan menumpuk, akan menjadi bencana alam seperti banjir, longsor dan lain-lain. Semua itu bisa kita kurangi dengan cara mendaur ulang sampah agar bermanfaat bagi masyarakat. karena kreatifitas, semua sampah sebenarnya bisa kita manfaatkan lagi, bahkan sebenarnya hasil daur ulang yang dihasilkan manfaatnya sangat besar bagi kita.
Dengan adanya artikel ini disarankan
masyarakat mampu mengelola sampah-sampah dengan baik, dan bisa memperdulikan alam sekitarnya, masyarakat juga lebih ada kesadaran akan lingkungan sekitarnya, untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai, di jalanan, dan juga di rumah.
DAFTAR PUSTAKA
Rahmawati,Herlina,2008,Apa yang bisa kita
lakukan dengan sampah,Jakarta,Nobel Edumedia
Notoatmodjo,Soekidjo,2012,Promosi kesehatan
dan Perikau kesehatan,Jakarta,Rineka Cipta
Prosiding seminar nasional multi disiplin ilmu &call for
papers unisbank ke-3(sendi_u 3) 2017 isbn: 9-789-7936-499-93
http://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/sendi_u/article/view/5040, Serang,06 november 2017